Rabu, 13 Agustus 2014

Obat Alternatif Untuk Kolesterol

Ada banyak pengobatan alternatif yang diusulkan untuk menurunkan kolesterol tinggi. Tapi sebelum Anda menambahkan suplemen atau terapi alternatif untuk mengobati kolesterol Anda, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau herbalis terpercaya. Beberapa produk alami telah terbukti dalam studi ilmiah untuk mengurangi kolesterol. Tetapi juga, beberapa suplemen dapat berinteraksi dengan obat lain yang memiliki potensi efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Obat Alternatif Untuk Kolesterol 
Beberapa suplemen herbal dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan untuk membantu menurunkan kolesterol meliputi:

  • Bawang putih: Menurut beberapa penelitian, bawang putih dapat menurunkan kadar kolesterol total sebanyak beberapa persen, tetapi hanya dalam jangka pendek. Penelitian lain, menunjukkan bahwa hal itu mungkin tidak membantu. Bawang putih dapat memperpanjang pembekuan darah, sehingga bawang putih suplemen tidak boleh dikonsumsi sebelum operasi atau berbarengan dengan obat pengencer darah seperti Coumadin.
  • Guggulipid: Guggulipid adalah getah dari pohon mukul mur. Telah digunakan dalam pengobatan Ayurvedic tradisional, yang berasal dari India lebih dari 3.000 tahun yang lalu. Dalam studi klinis yang dilakukan di India, guggulipid secara signifikan mengurangi kadar kolesterol total dan kolesterol jahat / LDL. Tapi sebagian besar penelitian ini tidak memenuhi kriteria untuk validitas ilmiah. Selain itu, antusiasme untuk menggunakan guggulipid sebagai obat herbal penurun kolesterol berkurang setelah publikasi hasil negatif dari percobaan klinis di AS. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan keamanan dan efektivitas dari ramuan ini.
  • Ragi beras merah telah ditemukan untuk menurunkan kolesterol dalam studi dan sebelumnya ditemukan dalam suplemen Cholestin. Namun, pada tahun 2001, FDA mengambil Cholestin dari pasaran karena mengandung lovastatin, senyawa yang ditemukan dalam obat herbal kolesterol Mevacor. Reformulasi "Cholestin" tidak lagi berisi beras ragi merah.
  • Policosanol merupakan senyawa dari tebu, policosanol ditemukan efektif dalam menurunkan kolesterol LDL dalam beberapa penelitian. Kebanyakan suplemen policosanol ditemukan di Amerika Serikat, termasuk Cholestin.
  • Produk herbal lainnya: Hasil beberapa penelitian menunjukkan biji fenugreek dan ekstrak daun artichoke, yarrow, serta kemangi semuanya dapat membantu menurunkan kolesterol. Ada juga rempah-rempah termasuk jahe, kunyit, dan rosemary sedang diselidiki untuk potensi kemampuan mengobati kolesterol.
Sumber: http://www.webmd.com/cholesterol-management/guide/high_cholesterol_alternative-therapies

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar